Secara sederhana, seorang love junkie adalah seseorang yang kecanduan pada perasaan "jatuh cinta." Mereka bukan jatuh cinta pada orangnya, melainkan pada hormon dopamin dan oksitosin yang membanjiri otak saat fase pendekatan atau honeymoon phase .
Menerjemahkan istilah "love junkies" ke dalam Bahasa Indonesia memerlukan sedikit nuansa agar tidak terdengar kaku. Secara harfiah, "junkie" merujuk pada pecandu, namun dalam konteks asmara, kita bisa menggunakan istilah yang lebih puitis atau gaul.
Ezra adds, “ Bahasa Inggris bikin cinta terasa seperti darurat. Bahasa Indonesia? Lebih enak. Lebih baik. ”
Secara sederhana, seorang love junkie adalah seseorang yang kecanduan pada perasaan "jatuh cinta." Mereka bukan jatuh cinta pada orangnya, melainkan pada hormon dopamin dan oksitosin yang membanjiri otak saat fase pendekatan atau honeymoon phase .
Menerjemahkan istilah "love junkies" ke dalam Bahasa Indonesia memerlukan sedikit nuansa agar tidak terdengar kaku. Secara harfiah, "junkie" merujuk pada pecandu, namun dalam konteks asmara, kita bisa menggunakan istilah yang lebih puitis atau gaul.
Ezra adds, “ Bahasa Inggris bikin cinta terasa seperti darurat. Bahasa Indonesia? Lebih enak. Lebih baik. ”